Tanggal 5-6 Mei 2007, 11 orang Tim
IGOS (Indonesia Go Open Source - sebagian besar dari komunitas MIFTA - Muslim IT Association) dipimpin
Eko Budhi S mengunjungi Pesantren PERSIS 99 Rancabango di Garut dengan
disponsori Ristek untuk mengadakan pelatihan IGOS. Rombongan berangkat dari jam
7.
Sesampai di Garut, rombongan
bertemu dengan pengurus Pesantren, pak Luthfi dan juga pak Yayan dari Ristek. Pesantren
tersebut begitu elok. Terletak di tengah sawah dengan bukit dan gunung-gunung
di sekelilingnya.
Tim IT kemudian melatih staf IT
Pesantren di sana
mulai dari Linux, Open Office, hingga pengenalan e-Learning dengan Moodle.
Agar training bisa berhasil dalam
waktu yang singat, latihan dibagi menjadi 3 track.
1. Track A dipimpin Yusuf
Kurniawan, dengan fokus di infrastruktur server, PC dan jaringan, belajar dari
awal pengelolaan desktop, konsep jaringan, hingga tentang file sharing via FTP.
2. Track B dipimpin Untung
Rohwadi, dengan fokus OpenOffice.org memperdalam bagaimana pemanfaatan OpenOffice.org
untuk menulis dokumen, spreadheet dan presentasi termasuk terkait dengan Arabic
language dan Al Qur’an in OpenOffice.
3. Track C dipimpin Bayu
Widyasanyata mengenalkan e-Learning dengan Moodle.
Team kemudian mendiskusikan
requirement pengembangan aplikasi dasar seperti pengelolaan data santri, data
asrama dll.
Pak Eko juga mendemokan
penggunakan SIM untuk Pesantren: Simpel kepada pihak IT Pesantren. Di situ ada
manajemen guru, santri, alokasi kamar, nilai raport, dsb. Namun dari pihak
pesantren ada beberapa kebutuhan khusus seperti jenjang pendidikan, nama
tingkatan, dsb. Pihak pesantren sangat berminat tentang administrasi pesantren
melalui komputer.
Tim IGOS juga berhasil
memigrasikan Server yang memakai aplikasi Windows 2003 ke Linux Server
(Ubuntu). Pihak pesantren terpaksa memakai server Windows sebab teknisi
komputer sebelumnya tidak sanggup meng-connect server tersebut dengan Linux.
Yang patut dicermati adalah
beberapa PC yang masih low end seperti PC Pentium III 667 MHz dan RAM 128-256MB
sehingga ketika training Office, untuk menyimpan file kecil saja 1-2 menit baru
bisa tersimpan.
Ketua MIFTA, Agus Nizami, secara
simbolis juga menyerahkan CD Software Islami dan Tata Bahasa Arab (FATUM)
kepada pihak pesantren.
Tim IGOS juga berbincang-bincang
dengan staf Ristek, pak Koswara, dan pimpinan pesantren H. A Zakaria.
Pengurus MIFTA, pak Bayu
Widyasanyata, memberikan ceramah di hadapan para santri mengenai pengenalan
Internet. Sementara Ketua MIFTA memberikan ceramah mengenai pemanfaatan IT
untuk dakwah.
Sebelum berpisah, tim IGOS dan
Pesantren Rancabango tukar-menukar buku. Tim IGOS menyerahkan beberapa buku tentang komputer. Pihak Pesantren
menyerahkan banyak buku tentang Islam yang sebagian besar disusun oleh pimpinan
Pesantren Rancabango, H. A Zakaria.
Berikut TIM IGOS yang berangkat pada tanggal 5-6 Mei 2007:
1. Agus Nizami
2. Bayu Widyasanyata
3. Untung Rohwadi
4. Arif Budiyono
5. Helmy Nurhayati
6. Yusuf
7. Idris
8. Ari
9. Hasbi
10. Furqon
11. Eko Budhi S