Catatan

If you want to Stop the Rocketing Oil Price And US Occupation in Iraq and Afghanistan, please spread this article to your friends:

To read and sign the petition, click:

http://www.petitiononline.com/OilPrice/petition.html

Petition Stop the Rocketing Oil Price And US Occupation in Iraq and Afghanistan!

To: US Congress and US Government

VOA news said that US Congress call 5 biggest oil companies due to the rocketing oil price while the oil companies’ profit reach US$ 123 billions.

There is one oil company profit US$ 40 billion while its investment cost only US$ 100 millions. The profit is 40,000%!

The Oil Companies argue that the rocketing price caused by the high of International Oil Price that reach more than US$ 100/barrel. On the other hand, Oil Companies such as Exxon Mobil, Chevron, Unocal, etc are the Cartel who controlled all oil from its sources all over the world including Arab and Indonesia (except Iran). That is why the rocketing “International Oil Price” is caused by the Cartel: The US Oil Companies which operate all over the world.

The US Oil Companies’ Monopoly increased after 2 biggest oil exporter countries: Iraq and Afghanistan fall into US occupation. These 2 countries’ oil is monopolized by the US Oil Companies.

President George W Bush and Vice President Dick Chenney are working in oil field. That is why the US Oil Companies get a strong support from the US Government.

To stop the rocketing oil price, the monopoly of US Oil Companies’ Cartel should be stopped. Stop US occupation in Iraq and Afghanistan so the oil monopoly by the US Oil Companies that make the rocketing oil price end here.

Stop the US Occupation in Iraq and Afghanistan now!

Sincerely,

The Undersigned


Blog EntryPerbandingan Agama Yahudi, Kristen, dan IslamMar 18, '08 4:07 AM
for everyone
Agama Samawi ada 3, yaitu Yahudi, Kristen, dan Islam. Saya akan coba membandingkan ketiga agama ini dengan memakai referensi dari Al Qur’an, Alkitab, dan juga beberapa ensiklopedi yang ada.

Ketiga agama ini mempunyai beberapa kesamaan seperti percaya Adam adalah manusia pertama dan nenek moyang seluruh manusia, Ibrahim adalah seorang Nabi, dan kitab suci Taurat sebagai wahyu Allah. Meski demikian ada juga perbedaan yang beberapa di antaranya sangat mendasar.

Yahudi adalah agama tribal/kesukuan yang hanya bisa dianut oleh bangsa Yahudi. Agama ini tidak bisa disebarkan ke luar dari suku Yahudi. Oleh karena itu jumlahnya tidak berkembang. Hanya sekitar 14 juta pemeluknya di seluruh dunia. Sementara agama Kristen dan Islam karena disebarkan ke seluruh manusia dipeluk oleh milyaran pengikutnya.

Ketuhanan

Yahudi dan Islam menganggap Tuhan itu Satu. Tuhan Yahudi disebut Yahweh yang merupakan bentuk ketiga tunggal ”Dia adalah” (He who is). Ada pun Tuhan dalam Islam disebut Allah yang merupakan bentuk tunggal dan tertentu dari Ilah (Sembahan/Tuhan). Dalam Al Qur’an surat Al Ikhlas dijelaskan tentang keEsaan Tuhan:

Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa,

Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.

Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan,

dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia”. [Al Ikhlas:1-4]

Sebetulnya dalam Alkitab keEsaan Tuhan juga dijelaskan dalam 10 Perintah Tuhan yang ada di Exodus 20:

Lalu Allah mengucapkan segala firman ini:

“Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan. Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku. [Exodus 20:1-3]

Tapi meski dalam Yahudi dan juga Islam Tuhan itu adalah Satu termasuk zatNya, namun dalam agama Kristen ada doktrin Trinitas yang menyatakan bahwa Tuhan terdiri dari 3 oknum (person) yaitu Bapak, Anak, dan Roh Kudus yang diformulasikan pada abad ke 4 M oleh Saint Augustine. Dalam konsep Trinitas disebut Satu itu Tiga dan Tiga itu Satu. Trinitas/Triniti/Tritunggal terdiri dari 2 kata: Tri artinya Tiga dan Unity artinya Satu.

Berbeda dengan Al Qur’an surat Al Ikhlas yang menyatakan Tuhan tidak beranak atau diperanakkan (berbapak) di Alkitab disebut:

Allah, yaitu Bapa dari Yesus, Tuhan kita, yang terpuji sampai selama-lamanya, tahu, bahwa aku tidak berdusta” [2 Corinthian 11:31]

Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan [2 Corinthian 1:3]

Di ayat di atas jelas disebut Allah adalah Bapa dari Tuhan Yesus. Sebaliknya dalam Islam diajarkan Monoteisme yang mutlak/Tauhid bahwa Allah itu satu dan tidak punya anak atau pun sekutu:

“Dan katakanlah: “Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya.” [Al Israa:111]

Maha Suci Allah dari mempunyai anak dan sekutu.

“Allah sekali-kali tidak mempunyai anak, dan sekali-kali tidak ada tuhan (yang lain) beserta-Nya, kalau ada tuhan beserta-Nya, masing-masing tuhan itu akan membawa makhluk yang diciptakannya, dan sebagian dari tuhan-tuhan itu akan mengalahkan sebagian yang lain. Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan itu,” [Al Mu’minuun]

Masalah Isa/Yesus

Kaum Yahudi tidak mengakui Yesus baik sebagai Tuhan atau pun sebagai Rasul. Bahkan mereka berusaha membunuh Yesus karena dianggap menyesatkan banyak orang.

Sebaliknya kaum Kristen menganggap Yesus adalah Tuhan:

Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, dan kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus menyertai kamu sekalian [2 Corinthian 13:14]

Islam menganggap Yesus bukan Tuhan, tapi hanya manusia biasa yang diangkat menjadi Nabi:

Baca artikel selengkapnya di:
http://syiarislam.wordpress.com/2008/03/17/perbandingan-agama-yahudi-kristen-dan-islam/


Blog EntryPemindahan Ibukota Negara Indonesia dari JakartaFeb 19, '08 2:09 AM
for everyone

Usulan Lokasi Ibukota Baru Kota MerdekaPertama-tama kita harus sadar bahwa pemindahan ibukota dari satu kota ke kota lain adalah hal yang biasa dan pernah dilakukan. Sebagai contoh, Amerika Serikat pernah memindahkan ibukota mereka dari New York ke Washington DC, Jepang dari Kyoto ke Tokyo, Australia dari Sidney ke Canberra, Jerman dari Bonn ke Berlin, sementara Brazil memindahkan ibukotanya dari Rio de Janeiro ke Brasilia. Indonesia sendiri pernah memindahkan ibukotanya dari Jakarta ke Yogyakarta.

Saat ini Jepang dan Korea Selatan tengah merencanakan pemindahan ibukota negara mereka. Jepang ingin memindahkan ibukotanya karena wilayah Tokyo Megapolitan jumlah penduduknya sudah terlampau besar: 33 juta jiwa. Korsel pun begitu. Jadi pemindahan ibukota bukanlah hal yang tabu dan sulit. Soeharto sendiri sebelum lengser sempat merencanakan pemindahan ibukota Jakarta ke Jonggol.

Kenapa kita harus memindahkan ibukota dari Jakarta? Apa tidak repot? Apa biayanya tidak terlalu besar? Jawaban dari pertanyaan ini harus benar-benar tepat dan beralasan. Jika tidak, hanya buang-buang waktu, tenaga, dan biaya.

More...

Pertama kita harus sadar bahwa ibukota Jakarta di mana lebih dari 80% uang yang ada di Indonesia beredar di sini merupakan magnet yang menarik penduduk seluruh dari Indonesia untuk mencari uang di Jakarta. Arus urbanisasi dari daerah ke Jakarta begitu tinggi. Akibatnya jika penduduk Jakarta pada zaman Ali Sadikin tahun 1975-an hanya sekitar 3,5 juta jiwa, saat ini jumlahnya sekitar 10 juta jiwa. Pada hari kerja dengan pekerja dari wilayah Jabotabek, penduduk Jakarta menjadi 12 juta jiwa.

Jumlah penduduk Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi diperkirakan sekitar 30 juta jiwa. Padahal tahun 1986 jumlahnya hanya sekitar 14,6 juta jiwa (MS Encarta). Jika Jakarta terus dibiarkan jadi ibukota, maka jumlah ini akan terus membengkak dan membengkak. Akibatnya kemacetan semakin merajalela. Jumlah kendaraan bertambah. Asap kendaraan dan polusi meningkat sehingga udara Jakarta sudah tidak layak hirup lagi. Pohon-pohon, lapangan rumput, dan tanah serapan akan semakin berkurang diganti oleh aspal dan lantai beton perumahan, gedung perkantoran dan pabrik. Sebagai contoh berbagai hutan kota atau tanah lapang di kawasan Senayan, Kelapa Gading, Pulomas, dan sebagainya saat ini sudah menghilang diganti dengan Mall, gedung perkantoran dan perumahan.

Hal-hal di atas akan mengakibatkan:

  1. Jakarta akan jadi kota yang sangat macet
  2. Dengan banyaknya orang bekerja di Jakarta padahal rumah mereka ada di pinggiran Jabotabek, akan mengakibatkan pemborosan BBM. Paling tidak ada sekitar 6,5 milyar liter BBM dengan nilai sekitar Rp 30 trilyun yang dihabiskan oleh 2 juta pelaju ke Jakarta setiap tahun.
  3. Dengan kemacetan dan jauhnya jarak perjalanan, orang menghabiskan waktu 3 hingga 5 jam per hari hanya untuk perjalanan kerja.
  4. Stress meningkat akibat kemacetan di jalan.
  5. Penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Atas) juga meningkat karena orang berada lama di jalan dan menghisap asap knalpot kendaraan
  6. Banjir dan kekeringan akan semakin meningkat karena daerah resapan air terus berkurang.
  7. Jumlah penduduk Indonesia akan terpusat di wilayah Jabodetabek. Saat ini saja sekitar 30 juta dari 200 juta penduduk Indonesia menempati area 1500 km2 di Jabodetabek. Atau 15% penduduk menempati kurang dari 1% wilayah Indonesia.
  8. Pembangunan akan semakin tidak merata karena kegiatan pemerintahan, bisnis, seni, budaya, industri semua terpusat di Jakarta dan sekitarnya.

Untuk itu diperlukan penyebaran pusat kegiatan di berbagai kota di Indonesia. Sebagai contoh, di AS pusat pemerintahan ada di Washington DC yang jumlah penduduknya hanya 563 ribu jiwa. Sementara pusat bisnis ada di New York dengan populasi 8,1 juta. Pusat kebudayaan ada di Los Angeles dengan populasi 3,9 juta. Pusat Industri otomotif ada di Detroit dengan jumlah penduduk 911.000 jiwa.

Di AS kegiatan tersebar di beberapa kota. Tidak tertumpuk di satu kota. Sehingga pembangunan bisa lebih merata.

Indonesia juga harus begitu. Semua kegiatan jangan terpusat di Jakarta. Jika tidak, maka jumlah penduduk kota Jakarta akan terus membengkak. Dalam 10-20 tahun, Jakarta akan jadi kota yang mati/semrawut karena jumlah penduduk yang terlampau banyak (saat ini saja kemacetan sudah luar biasa).

Biarlah Jakarta cukup menjadi pusat bisnis. Untuk pusat pemerintahan, sebaiknya dipindahkan ke Kalimantan Tengah.

Kenapa Kalimantan Tengah? Kenapa tidak di Jawa, Sulawesi, atau Sumatra?

Usulan Lokasi Ibukota Baru Kota MerdekaPertama Jawa adalah pulau kecil yang sudah terlampau padat penduduknya. Luas pulau Jawa hanya 134.000 km2 sementara jumlah penduduknya sekitar 135 juta jiwa. Kepadatannya sudah mencapai lebih dari 1.000 jiwa per km2. Apalagi pulau Jawa yang subur dengan persawahan yang sudah mapan seharusnya dipertahankan tetap jadi lahan pertanian untuk mencukupi kebutuhan pangan di Indonesia. Selama ibukota tetap di Jawa, pulau Jawa akan semakin padat dan pembangunan tidak tersebar ke seluruh Indonesia.

Ada pun pulau Sumatera letaknya relatif agak di Barat. Dengan jumlah penduduk lebih dari 42 juta, pembangunan di Sumatera sudah cukup lumayan.

Sulawesi dengan luas 189.000 km2 dan jumlah penduduk sekitar 15 juta jiwa masih terlalu kecil wilayahnya. Sumatera dan Sulawesi adalah pulau yang subur dan cocok untuk pertanian. Jadi sayang jika pertumbuhan jumlah penduduk dipusatkan di situ. Belum lagi kedua wilayah ini rawan dengan gempa bumi dan tsunami.

Ada pun Kalimantan luasnya 540.000 km2 dengan jumlah penduduk hanya 12 juta jiwa. Pulau Kalimantan jauh lebih luas dibanding pulau Jawa, Sumatera, dan Sulawesi dan jumlah penduduknya justru paling sedikit.

Di pulau Kalimantan juga tidak ada gunung berapi dan tidak ada gempa. Sementara di pesisir Kalimantan Tengah yang berbatasan dengan Laut Jawa juga ombak relatif tenang dan aman dari Tsunami. Ini cocok untuk jadi tempat ibukota Indonesia yang baru.

Jika iya, apakah ibukota memakai kota yang sudah ada seperti Palangkaraya atau membuat kota baru sama sekali?

Jika membuat ibukota dari kota yang sudah ada seperti Palangkaraya, ini akan menimbulkan 2 kendala besar. Pertama perencanaan pembangunan jadi tidak fleksibel. Sulit untuk merencanakan tata ruang baru karena ruang yang ada sudah terpakai. Sebagai contoh, sulit untuk membuat jalan protokol selebar jalan Thamrin dan Sudirman karena jalan yang sudah ada ukurannya kecil. Jika dipaksakan, harus menggusur gedung-gedung di sekelilingnya. Ini jumlahnya banyak sekali dan biayanya juga tentu sangat besar.

Kedua, karena tanah yang diperlukan sudah ada yang memiliki, akan ada banyak spekulan tanah yang menjual tanahnya dengan harga yang sangat tinggi. Per meter persegi bisa 2-3 juta lebih. Biaya pembangunan ibukota bisa meroket dengan tinggi. Untuk pelebaran jalan, gedung pemerintahan dan rumah dinas seluas total 50 km2 saja bisa mencapai Rp 500 trilyun rupiah lebih.

Oleh karena itu lebih mudah dan lebih murah membangun ibukota baru dari tanah kosong milik negara. Idealnya ibukota baru ini memakai lahan bekas HPH yang sudah gundul dan terletak di pinggir sungai. Jarak ke pantai sebaiknya tidak lebih dari 50 km sehingga bisa jadi pusat pelabuhan.

Dengan cara ini, seandainya harus ada pembebasan lahan, biayanya tak lebih dari 10 ribu / m2. Jadi seandainya lahan yang diperlukan 500 km2, maka biaya pembebasan lahan hanya Rp 5 trilyun.

Apakah negara akan rugi karena biaya pembangunan ibukota sangat tinggi?

Pembangunan ibukota biayanya memang cukup tinggi. Tapi akan lebih tinggi lagi biayanya baik dari segi kesehatan mau pun biaya jika kita tetap memakai Jakarta sebagai ibukota. Selain itu pemerintah bisa memakai pembangunan ibukota baru sebagai sarana untuk mendapatkan uang. Bagaimana caranya?

Dari 500 km2 luas ibukota baru, tidak semuanya dipakai pemerintah. Pemerintah hanya memakai 50 km2 untuk jalan, gedung pemerintah, dan rumah dinas. 100 km2 bisa dipakai untuk hutan dan taman kota. Sisanya 350 km2 bisa dijual untuk bisnis dan umum dengan harga Rp 500.000-1.000.000 /m2. Paling tidak pemerintah bisa mendapat 175 hingga 350 trilyun rupiah dari penjualan lahan. Ini bisa dilakukan secara bertahap. Beberapa kota swasta seperti Lippo City, Lippo Karawaci, dan juga BSD sudah menerapkan hal ini. Pemerintah dengan dukungan dana APBN seharusnya juga bisa. Jadi dari sisi dana seharusnya tidak masalah.

Total pembangunan gedung pemerintah sendiri paling hanya sekitar Rp 20 trilyun. Ini cukup untuk 200 gedung @ Rp 100 milyar. Total biaya diperkirakan mencapai Rp 150 trilyun. Jika dilakukan secara bertahap dalam 5 tahun maka biayanya Rp 30 trilyun per tahun atau kurang dari 4% jumlah APBN yang mencapai sekitar Rp 800 trilyun. Biaya ini bisa ditutup nantinya dengan dana dari hasil penjualan lahan senilai Rp 175-350 trilyun.

Ibukota baru ini sebaiknya berjarak tidak lebih dari 200 km dari kota yang sudah ada, sehingga bisa mendapat dukungan logistik dari kota tersebut selama ibukota masih dalam pembangunan. Ibukota baru ini juga akan menghidupkan kota-kota di sekelilingnya.


Usulan Lokasi Ibukota Baru

Usulan Lokasi Ibukota Baru Kota MerdekaUsulan saran saya ibukota baru ini dinamakan Kota Merdeka dengan letak 30 km dari kota Pangkalanbun dan terletak di tepi sungai yang lebarnya 1-2 km (lihat peta) dan berjarak 40 km dari laut. Jadi kota ini bisa jadi kota pelabuhan, aman dari tsunami. Selain itu dengan sungai yang lebar akan ada pemandangan River View ala kota-kota Eropa, AS, dan Australia, di mana kapal-kapal besar bisa masuk melewati sungai.

Kota ini jaraknya 670 km dari Jakarta. Jadi kurang lebih sama dengan jarak kota Surabaya-Jakarta. Dengan pesawat terbang dapat ditempuh kurang dari satu jam.

Diharapkan dengan adanya ibukota baru ini, Jakarta tetap menjadi pusat bisnis, sementara kota yang baru (Kota Merdeka?) menjadi pusat pemerintahan pembangunan dan penyebaran penduduk di Indonesia lebih merata.

Memang pemindahan ibukota tidak harus dilakukan sekarang. Tapi dalam 10 tahun ke depan mau tidak mau harus pindah. Jadi harus dipikirkan dan direncanakan mulai dari sekarang.

Berikut berbagai artikel tentang pemindahan ibukota negara:

http://www.guardian.co.uk/world/2004/aug/12/northkorea

South Korea to move capital 100 miles south

This article appeared in the Guardian on Thursday August 12 2004 . It was last updated at 23:49 on August 11 2004.

The South Korean government confirmed yesterday that it is to create a new capital in what will be one of Asia's biggest ever construction projects.

Under the £26bn scheme, a site in the sleepy region of Gongju-Yongi 100 miles south of Seoul will replace it as the seat of parliament and government by 2020. Despite sharp divisions among the public and the mixed results of similarly ambitious projects by other states, president Roh Moo-hyun insists relocation is necessary to ease chronic overcrowding in Seoul, redistribute the state's wealth, and lessen the danger of a bombardment by North Korea.

· In 1956 Brazil's capital moved from lively, crowded Rio to remote Brasilia. But spectacular buildings alone failed to attract the crowds

· Australia's government decided to build Canberra in 1908. A functional, elegant city was created, though many residents escape to Sydney for nights out

· In a symbolic gesture, the German government moved from Bonn to Berlin in 1991. But resources are still split between the two cities

http://geography.about.com/library/weekly/aa101199.htm

Japan to Relocate Capital from Tokyo

Dateline: 10/11/99

In 1990, the Diet (Japan's parliament) passed a resolution to investigate moving Japan's capital city out of Tokyo. Within a few weeks, a committee will present their choice for the location of a brand-new capital city to the Prime Minister.

The idea for moving the capital in Japan was first proposed and discussed when Tokyo hosted the 1964 Olympic Games. Now, the Diet wants to move the capital out of Tokyo to alleviate the "excessive concentration" of political and economic functions in the world's largest megalopolis of 33 million people. In addition, the possible breakdown of government functions in the event of a major earthquake striking Tokyo further led the Diet to legislate the move.

In 1868, with the Meiji Restoration, the Japanese imperial capital moved from Kyoto to the town of Edo (which had served as a quasi-capital since 1603) and Edo was was renamed Tokyo. Tokyo is the worlds most populous urban area and houses 26% of the country's population. In a recent study, Japanese researchers found that the cost of housing in Tokyo is over four times the cost of similar housing in Paris and well over three times the cost of similar housing in New York City.

Memindahkan Ibukota, Membangun Indonesia

http://eddysatriya.blogspot.com/2007/11/memindahkan-ibukota-membangun-indonesia.html

Memindahkan Ibukota dari Jakarta?

Kalau memang ada niat untuk memindahkan ibukota, maka ada dua pilihan: memanfaatkan kota yang sudah ada, atau merancang daerah khusus ibukota sejak awal. Wikipedia mencatat ada beberapa ibukota negara yang dirancang khusus sebagai daerah ibukota, misalnya Brasilia, New Delhi, Canberra dan Washington, DC. Kelebihan kota-kota ini adalah bahwa kota-kota ini didesain khusus dari awal sebagai daerah ibukota, tidak seperti Jakarta yang terbentuk akibat urbanisasi.

Selain itu, beberapa negara memiliki lebih dari satu ibukota. Sebagai contoh Malaysia memiliki dua kota yang berfungsi sebagai ibukota: Kuala Lumpur dan Putrajaya, atau Belanda yang memiliki Amsterdam dan Den Haag. Bahkan Afrika Selatan memiliki tiga buah ibukota sekaligus: Pretoria, Cape Town dan Bloemfontein.

http://priyadi.net/archives/2006/09/29/memindahkan-ibukota-dari-jakarta/

Memindahkan Pusat Pemerintahan, Lalu Memindahkan Ibu Kota

http://andrinof.wordpress.com/2007/05/31/memindahkan-pusat-pemerintahan/

Memindahkan Ibukota Negara

http://beritasore.com/2008/02/09/memindahkan-ibukota-negara/

Seputar Wacana Memindahkan Ibukota Negara

Pemindahan ibukota negara dari Jakarta sebenarnya bukanlah hal yang baru.

Ibukota Republik Indonesia pernah beberapa kali pindah antara tahun 1945-1950, yakni dari Jakarta ke DI Yogyakarta, lalu ke Bukittinggi, Sumatera Barat, sebelum dipindahkan lagi ke Jakarta.

Pada masa penjajahan Belanda dulu, Bogor juga pernah menjadi tempat gubernur jenderal dan Batavia (sekarang Jakarta) menjadi pusat dagang.

Sejumlah negara pun pernah memindahkan ibukotanya dengan berbagai alasan.

Beberapa negara juga memisahkan pusat pemerintahan dengan pusat bisnis. Pusat pemerintahan AS berada di Washington, dengan pusat bisnis di New York, sedangkan pusat pemerintahan Malaysia berada di Putrajaya, dengan pusat bisnis di Kuala Lumpur. (*)

http://www.antara.co.id/arc/2008/2/8/seputar-wacana-memindahkan-ibukota-negara/

Memindahkan Ibukota Negara

Oleh : Syafuan Rozi, Peneliti P2P LIPI Jakarta

- Jakarta sebaiknya cukup diposisikan sebagai pusat bisnis, ilmu pengetahuan, dan pariwisata, sedangkan pusat politik perlu dipindahkan ke luar Jakarta. Bisa secara periodik ke Tengah (Bali, NTB), Timur (NTT, Maluku Utara) & kembali ke Barat (Riau, Bukit Tinggi).

- Pemindahan pusat kegiatan, pernah dilakukan Rasulullah Muhammad SAW dengan hijrah dari Makkah ke Madinah.

- Australia pernah memindahkan ibukota negara dari Sydney ke Melbourne, kemudian Canberra.

- Jerman bersatu juga memindahkan ibukota negara ke Berlin.

- Saat ini Malaysia berangsur memindahkan ibukota dari Kuala Lumpur ke Putra Jaya.

- Indonesia pun di masa perjuangan pernah memindahkan ibukota negara dari Jakarta ke Yogyakarta dan Bukit Tinggi.

- Di era Bung Karno, sudah ada gagasan untuk memindahkan ibukota ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

http://kebijakanpublik.multiply.com/journal/item/2


Blog EntrySumbangan Laptop ke SD As SalamJan 8, '08 8:29 PM
for everyone

Alhamdulillah ada seorang anggota MIFTA yang berhasil mendapatkan laptop bekas dengan merk Toshiba di kantornya untuk disumbangkan ke sekolah yang tidak mampu.

 

Laptop tersebut setelah saya bersihkan dari virus-virus yang melekat serta diinstall dengan berbagai macam software freeware seperti Al Qur’an dan Hadits Digital saya serahkan kepada Sekolah As Salam di Kebon Nanas Selatan, Jatinegara, yang diwakili oleh Ustad Faiz.

 

Sebelum serah-terima saya beri sedikit penjelasan mengenai penggunaan laptop tersebut. Saya jelaskan juga cara penggunaan Al Qur’an dan Hadits Digital serta program Faroidh untuk menghitung pembagian warisan.

 

Ustad Faiz cukup terkesan. Apalagi sebelumnya komputer desktop yang pernah mereka miliki sudah rusak sehingga praktis mereka sama sekali tidak mempunyai komputer.

 

Meski agak sungkan, namun saya beranikan diri untuk meminta Ustad Faiz agar difoto bersama saat serah terima laptop. Alasannya karena penyerahan amanat ini berdasarkan kepercayaan (tanpa proposal), minimal foto tersebut bisa jadi bukti bahwa sumbangan telah diserahkan kepada yang berhak.

 

Semoga perbuatan baik / amal saleh rekan kita mendapat ganjaran yang baik di sisi Allah. Semoga ini menjadi motivasi bagi kita untuk beramal.


Blog EntryBelajar Islam lewat SMSDec 28, '07 3:02 AM
for everyone

Alhamdulillah dakwah Syiar Islam meluas dari internet ke SMS. Syiar Islam menjelaskan Islam sesuai dengan Al Qur’an dan Hadits. Mari kita berdakwah lewat SMS!

 

Selain itu 20% dari persentase yang saya dapat insya Allah akan disalurkan bagi fakir miskin dan yatim piatu. Jadi selain dakwah kita juga dapat berinfaq membantu kaum dhu’afa.

 

Wassalam

Agus Nizami

 

Cara berlangganan:

 

REG SI kirim ke 3252

Tarif Rp.1000 ,- + PPN

content akan dikirim tiap hari pada jam 14:45wib (pengaturan jam masih bisa kami rubah)

 

Untuk berhenti ketik:

UNREG SI kirim ke 3252

 

Sementara ini hanya bisa diakses provider selular Telkomsel


Blog EntryAlhamdulillah Telah Muncul Beberapa Situs BaruOct 17, '07 1:58 AM
for everyone
Alhamdulillah selama bulan Ramadhan dan awal Syawal ini saya berhasil membuat/mengembangkan beberapa situs internet. Di antaranya adalah:

Situs pribadi
http://agusnizami.wordpress.com    

Situs Islam berbahasa Inggris
http://islammyreligion.wordpress.com

Situs berisi informasi tentang calon presiden Indonesia
http://capresindonesia.wordpress.com

Situs berisi informasi alamat-alamat lembaga Islam
http://alamatislam.wordpress.com

Situs IGOS Codecamp
http://igos-codecamp.org

Beberapa situs di atas informasinya masih sangat minim, maklum baru dimulai. Mudah-mudahan Allah SWT memberi kekuatan agar saya dapat mengembangkan situs2 di atas dengan maksimal. Amiiin.

Assalamu'alaikum wr wb,

Alhamdulillah Situs Media Islam (www.media-islam.or.id) semakin lengkap isinya.
Untuk menjaga expirenya situs ini (sewa hosting sudah saya bayar 5 tahun ke depan. Namun untuk hosting or.id sekarang harus bayar) maka saya siapkan situs:

http://syiarislam. wordpress. com

Sebagai alternatif/backup.
Mudah-mudahan kedua situs tersebut bermanfaat.

Wassalam

Blog EntryKung Fu Baby Part 2Aug 9, '07 11:13 PM
for everyone
No camera trick
No sling
No special effect
He did it with smile!


Blog EntryKung Fu Baby!Aug 8, '07 10:38 PM
for everyone
Kung Fu Baby

Blog EntryIngin Bantu Pendirian TV Komunitas Madani?Aug 7, '07 4:41 AM
for everyone

Assalamu’alaikum wr wb,

 

Dari tahun 1999, Gereja sudah mendirikan TV untuk dakwah di Jawa. Namun ummat Islam masih belum mampu/berpikir untuk membuat TV. Bahkan gereja telah mendirikan TV di Iran, Afghanistan, dan negara-negara Arab agar bisa menarik banyak orang di Iran (dan negara-negara Islam lain) untuk mengenal Kasih Kristus (Sumber: ICB press release, September 12, 2003).

 

Padahal selain TV Nasional yang biayanya ratusan milyar rupiah dan TV Lokal yang biayanya milyaran rupiah ada alternatif lain. Yaitu TV Komunitas yang biayanya mulai rp 50 juta dengan jangkauan 2,5 km (sekitar 200 ribu pemirsa).

 

Saya mengajak saudara-saudara untuk memperluas syiar dakwah melalui TV Komunitas.

Bergabunglah di milis TV Islam dengan mengirim email ke:

Tv-islam-subscribe@yahoogroups.com

 

Insya Allah akan didirikan TV Komunitas Madani Depok dengan biaya mulai dari Rp 50 juta. Proposal sementara bisa didownload di:

www.geocities.com/nizaminz/tv.pdf

 

Bagi saudara-saudara yang ingin menyumbang untuk pendirian TV ini (khususnya warga Depok). Bisa transfer ke:

Bank Syariah Mandiri KCP Margonda Depok.  No. Rek. 0670010778 a.n BURSA AMAL MADANI

Mohon konfirmasi nama, besar sumbangan, tanggal ke: agusnizami@yahoo.com.sg

 

TV Komunitas Madani Depok

Pimpinan Ustad Amang Syafrudin Lc

Alamat: Al Qudwah, Jalan Beringin, Jl. Margonda Raya Depok

Contact Person:

pak Hafiz 021 92805591 / 08128508057

 

Insya Allah sumbangan entah itu Rp 10 ribu, Rp 100 ribu, atau berapa akan sangat berarti bagi dakwah Islam. Jika ini berhasil, mudah-mudahan bisa jadi contoh bagi yang lain.

 

Berjihadlah dengan jiwa dan harta untuk mendirikan TV Komunitas sebagai alat syiar Islam.

 

„Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafa'at“ [Al Baqarah:254]

 

Sebarkan email ini ke orang-orang yang beriman yang merindukan adanya tayangan TV yang santun untuk keluarga. Bukan tayangan TV yang mengumbar aurat dan kekerasan serta merusak akhlak bangsa.

 

Wassalam

 

http://www.kompascommunity.com/index.php?fuseaction=home.detail&id=31534&section=5

Televisi Komunitas untuk Literasi Media

 

 Rabu   |  30 Mei 2007 |  16:06  wib  |  0 Komentar  |  Kirim Artikel

 JAKARTA, KOMPAS - Televisi komunitas dapat menjadi   wadah  untuk  literasi media  yang  memberikan   manfaat  langsung.   Hal ini lantaran   program  yang ditayangkan   oleh televisi  komunitas  sifatnya  dari,   untuk,  dan  oleh komunitas. Kebijakan,   dialog  publik  artikel,  penelitian,  kajian,  kritik, resensi,   pembelajaran  bagi murid  sekolah   atau  program  lain  yang  bermanfaat  disampaikan   lewat televisi  komunitas  dengan   bahasa   berbeda   yakni   bahasa    yang   akrab  dengan komunitas.

 

 "Televisi  komunitas ibarat   cermin tempat  anggota   komunitas  dapat  melihat  diri sendiri.   Masyarakat  juga  ingin  tampil   dan  ikut  berbicara  dan   wadahnya  itu televisi  komunitas.  Televisi  nasional  atau  lokal  sekalipun  terkadang   terlalu  jauh  untuk dijangkau   atau  menjangkau   mereka,"   ujar  Hartanto selaku   pengamat  TV Komunitas  dan  Dosen   Fakultas  Film dan  Televisi   Institut  Kesenian  Jakarta dalam    acara  "Sosialisasi   Regulasi   Penyiaran:   Menyongsong Perkembangan   TV Komunitas",  Rabu  (30/5).

 

 Hartanto  yang juga   menjadi  pendamping   dalam  pembangunan   televisi komunitas,  Grabag   TV, di  Magelang  mencontohkan televisi  yang  telah  dibangun oleh  komunitas  di  Grabag  sejak    tahun  2004  lalu.  Program yang  disampaikan disesuaikan    kebutuhan   warga.  "Pernah  kami menayangkan   siaran  langsung penghitungan   suara   dalam  pemilihan kepala   desa,"   ujarnya.

 

===

http://www.kompas.com/kompas-cetak/0204/20/iptek/muat10.htm

Menurut Utari, berkembangnya televisi komunitas di berbagai daerah dan perguruan tinggi merupakan fenomena baru yang dapat menjadi salah satu media alternatif dalam penyebaran informasi yang dibutuhkan masyarakat, termasuk Iptek. Hal ini merupakan

perkembangan positif dalam proses pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan potensi atau sumber daya lokal.

 

Hadirnya TV komunitas di daerah-daerah seperti Bontang, Pematang Siantar, Riau, Banyuwangi, dan Depok akan memberikan peluang baru dalam penyebaran informasi seputar daerah bersangkutan. "Namun, TV komunitas harus dikelola secara profesional dengan menyuguhkan siaran yang bermutu agar tidak sekadar jadi pelengkap dan ditinggalkan pemirsanya," tambahnya.

===

 

http://www.sabda.org/publikasi/misi/2003/27/

 Dari: Andreas Christanday <christop(at)>

  >Shalom,

  >Dengan adanya pemancar TV Borobudur (pemancar baru di Semarang ch.

  >47 untuk Jateng), dapat Anda saksikan film-film rohani produksi

  >Christopherus pada setiap hari Minggu pukul 19.30 dalam acara

  >Sinema Rohani. Halelluya!

 

http://www.sabda.org/publikasi/misi/2003/38/

e-JEMMi edisi No. 38 Vol. 6/2003 (25-9-2003)

Media Televisi

 

*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*

Jurnal Elektronik Mingguan Misi (JEMMi)   September 2003, Vol.6 No.38

*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*~~ EDITORIAL ~~

 

  Salam dalam kasih Kristus.

 

  Siapa yang tidak kenal televisi? Televisi sudah tidak lagi dianggap   sebagai barang mewah, karena TV sekarang sudah menghiasai setiap   ruang tamu rumah-rumah di Indonesia, baik di kota maupun di pelosok-   pelosok desa. Menyadari hal ini, pernahkah terlintas dalam pikiran   Anda bahwa televisi juga bisa menjadi media yang strategis untuk   memberitakan kasih Tuhan? Saat ini, beberapa organisasi Kristen   dengan didukung oleh anak-anak Tuhan yang terbeban dalam pelayanan   media televisi ini (seperti GOTN, CBN Indonesia, GL Ministry, dll.)   telah membuat sajian-sajian rohani untuk ditayangkan ke beberapa   stasiun TV Nasional. Ada banyak kesaksian-kesaksian luar biasa yang   terjadi melalui pelayanan mereka. Puji Tuhan, pelayanan televisi  telah dipakai Tuhan untuk menyentuh jiwa-jiwa yang mencari-Nya.

 

  Namun di balik itu, pelayanan melalui media televisi tidak tanpa   masalah. Oleh karena itu, pada edisi minggu ini kami mengajak   pembaca e-JEMMi untuk mengenal lebih jauh pelayanan media televisi   ini agar Anda terbeban untuk mendoakan pelayanan ini. Ada kesempatan   besar bagi pelayanan melalui media televisi ini untuk berkembang  lebih luas di masa yang akan datang. Marilah kita terus mendukung  dalam doa, tenaga dan dana, agar pelayanan ini dipakai Tuhan  untuk menumbuhkan rohani masyarakat Kristen Indonesia. Silakan  membaca sajian kami dalam edisi ini untuk melihat bagaimana media  televisi bisa dipakai Allah untuk memberitakan kasih-Nya.

  Redaksi e-JEMMi

 

  Cat. Redaksi:

  Kami juga pernah menyajikan satu edisi yang mengulas tentang Media   Televisi, yaitu e-JEMMi edisi 39/2002 yang bisa diakses di alamat:

  ==>   http://www.sabda.org/publikasi/e-jemmi/2002/39/

 

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ ARTIKEL MISI ~~

 

                              "MY HOPE"

                              =========

    http://www.billygraham.org/ourMinistries/international/myHope/

 

  "My Hope" merupakan kombinasi yang strategis dari program-program  televisi penginjilan dengan energi yang dimiliki ribuan gereja-  gereja lokal. The Billy Graham Evangelistic Association sedang  menguji coba proyek ini di Amerika Tengah, dengan harapan bisa  menyebarluaskannya ke seluruh dunia, dari satu negara ke negara  lain, sesuai dengan berkat dari Allah dan persediaan sumber daya.

 

  Projek "My Hope" bertujuan untuk memenangkan puluhan ribu orang di   setiap negara sehingga mereka bisa mengenal Yesus dan secara aktif   meneladani Dia dalam kehidupan mereka sehari-hari. Hal tersebut  dapat tercapai dengan cara memberitakan Injil ke setiap negara,  memfokuskan pada program-program televisi regional, dan melibatkan  gereja-gereja nasional dan organisasi-organisasi Kristen dalam hal   promosi, distribusi, mobilisasi, dan follow-up dari siaran program-program televisi tersebut.

 

  Projek ini akan dikembangkan ke semua benua dimana setiap benua   dibagi menjadi beberapa wilayah (berdasarkan bahasa/geografis/   budaya, dsb.). Projek ini telah dikembangkan di Amerika sejak Juli   2002 dan mulai beranjak menjangkau wilayah-wilayah di Eropa dan ke   seluruh penjuru dunia. Diharapkan akan tersedia 3 - 5 transmisi   program televisi di setiap negara. Proyek ini akan berputar – jika   program ini telah dipancarkan ke seluruh negara, maka prosesnya akan   dimulai lagi ke setiap negara dengan tingkat yang lebih tinggi.

 

  Program-program "My Hope", selain disesuaikan dengan budaya   setempat, juga mempunyai muatan Injil yang jelas termasuk alamat   kontak untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Tidak ada iklan   yang lewat saat program disiarkan. Radio juga akan digunakan sebagai  media promosi dan follow-up dari program ini.

 

  Gereja-gereja nasional membentuk jaringan pendukung untuk   pelaksanaan proyek ini. Komite Nasional Interdenominasi akan   berfokus pada doa, perencanaan, promosi, konseling, mobilisasi   pelatihan, dan follow-up. Mobilisasi pelatihan ini disediakan bagi  ibukota dan kota-kota lain yang menghendaki di setiap negara.

 

  Program ini didistribusikan melalui jaringan TV nasional, pemancar   TV lokal, dan dimanapun tempat melalui jaringan satelit, video, dsb.

  Program ini akan diudarakan dalam jam tayang utama di jaringan-  jaringan televisi nasional.

 

  Sebuah kantor sementara didirikan di setiap negara. Kantor ini   ditangani secara terbatas pada saat sebelum, selama, dan sesudah   transmisi program melalui organisasi-organisasi dan individu-  individu yang menjadi partner gereja.

 

  Seri kedua dari projek "My Hope" internasional mengambil tempat di   Panama selama minggu Paskah 2003, dan langkah pertama telah   dilaksanakan di Paraguay dan Venezuela. Para pemimpin gereja sangat   antusias saat mengetahui bagaimana media ini bisa memberikan   dampaknya bagi seluruh kota. Media televisi (sebuah budaya populer)  yang mudah diakses oleh banyak orang merupakan sarana untuk   memberitakan Injil di wilayah ini.

 

  Anda bisa langsung menjelajahi situsnya untuk mengetahui lebih   banyak informasi tentang pelayanan outreach penginjilan dengan   menggunakan media televisi ini. Pelayanan ini telah menolong ribuan   orang untuk mengenal Kristus. Juga, terus doakan jutaan orang di   Paraguay dan Venezuela yang saat ini merindukan kesempatan untuk   bisa mengenal dan menerima Kristus serta pengharapan yang Dia   berikan.

 

  Sumber: Situs Billy Graham Evangelistic Association

          ==>   http://www.billygraham.org/

 

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

~~ PROFIL/SUMBER MISI ~~

 

 GOSPEL OVERSEAS TELEVISION NETWORK

==>     http://www.gotn-ministry.org/indonesia/program.htm

  Pelayanan media GOTN di Indonesia dimulai semenjak Allah menyatakan   visi-Nya kepada Rev. John Hartman. Melalui pergumulan beberapa   tahun, baru akhirnya sebuah pelayanan media televisi yang bernama GO   Studio (red: sekarang GOTN) berdiri. Berkat pertolongan Tuhan, enam   bulan kemudian program televisi perdana GOTN mengudara di stasiun   televisi RCTI (Desember 1991) dengan durasi 15 menit. Masyarakat   Kristen merasa sangat diberkati dengan kehadiran program kristiani   ini, maka mulai tanggal 21 Mei 2000 GOTN melakukan siaran langsung   (LIVE) lewat program Penyegaran Rohani Kristen Protestan di RCTI   tiga kali dalam sebulan. Program ini dibuat di Studio GOTN dan pada   detik yang sama ditransmisikan ke Menara RCTI di Jakarta. Setiap  kali program ditayangkan, ada jutaan keluarga di Indonesia diberkati   dengan kehadiran program tayangan GOTN ini. Sejak siaran langsung,  laporan kesaksian akan mujizat kesembuhan dan kelepasan mulai  mengalir dari seluruh Indonesia. Mujizat Allah terjadi di mana-mana   dan nama Tuhan dipermuliakan di seluruh persada bangsa kita. Tidak   saja dari Indonesia, deringan telepon dari negara tetangga kita  seperti Singapura dan Malaysia juga mulai terdengar. Bahkan jumlah   penelepon meningkat tajam dari 700-an hingga di atas 1000 penelepon  sekali tayang.

 

 CAHAYA BAGI NEGERI INDONESIA (CBN INDONESIA)

==>     http://www.cbn.or.id/

  Yayasan Cahaya Bagi Negeri adalah salah satu bentuk pelayanan CBN  WorldReach di Indonesia. Yayasan CBN mempunyai banyak program   pelayanan. Penayangan kesaksian-kesaksian melalui media televisi   menjadi salah satu program andalannya. Kita bisa menyaksikan acara   SOLUSI yang ditayangkan di SCTV, Acara KASIH di TVRI, dan acara  SURAT di TPI. Guna mendukung acara-acara kesaksian melalui media  televisi tersebut, maka Yayasan Cahaya Bagi Negeri menyediakan  Konseling Center selama 24 jam untuk melayani ribuan penelepon dan  pengirim surat saat acara SOLUSI dan KASIH ditayangkan. Dengan  menggunakan teknologi media televisi, Tuhan memakai pelayanan CBN  Indonesia untuk menyatakan kasih-Nya kepada masyarakat Indonesia,  memberikan harapan kepada jutaan manusia, dan kelegaan kepada mereka  yang berkekurangan dan yang menderita. Untuk lebih mengenal CBN  Indonesia, silakan langsung berkunjung ke Situsnya.

 

 SAT-7

==>     http://www.sat7.org

  Setelah berbulan-bulan merencanakan, mendirikan, dan mengujinya,  SAT-7 (sebuah jaringan televisi satelit Kristen Arabia di Timur  Tengah dan Afrika Utara), maka diluncurkanlah Situs SAT-7. Dalam  situs ini, Anda bisa menjumpai banyak informasi, antara lain  instruksi-instruksi mengenai bagaimana caranya menerima signal  satelit SAT-7, program-program yang dilakukan, termasuk jadwal  penayangannya. Situs SAT-7 juga menyediakan tempat untuk feedback  dimana para pengunjung mendapat kesempatan untuk mengekspresikan  pendapat mereka sekaligus mengajukan pertanyaan-pertanyaan seputar  program-program SAT-7 dan kekristenan. Meskipun hanya 1% penduduk  Timur Tengah yang memiliki akses ke internet, situs ini diharapkan  dapat meningkatkan interaksi dengan para pengunjung yang mengerti  bahasa Arab dan tinggal di wilayah Timur Tengah. Informasi  selengkapnya tentang bagian-bagian yang ada di situs ini bisa Anda  dapatkan dengan berkunjung langsung ke alamat di atas.

 

 TV SPECIALS -- BILLY GRAHAM EVANGELISTIC ASSOCIATION

==>     http://www.billygraham.org/ourMinistries/tvSpecials/

  The Billy Graham Evangelistic Association memproduksi beberapa  siaran televisi khusus yang disiarkan di seluruh Amerika Serikat dan  Kanada setiap tahunnya. Tayangan khusus ini disiarkan pada jam-jam  siaran utama di jaringan stasiun-stasiun televisi untuk memberitakan  Kristus ke jutaan rumah. Saat siaran ini ditayangkan, The Billy  Graham Evangelistic Association menyediakan kesempatan bagi para  pemirsa untuk menelepon ke nomor (bebas pulsa) yang melayani follow-  up secara pribadi melalui telepon. Ada ribuan orang yang menyaksikan  siaran khusus ini telah mengambil keputusan untuk menjadikan Kristus  sebagai Juruselamat mereka secara pribadi.

 

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ DOA BAGI MISI DUNIA ~~

- A M E R I K A   L A T I N

  Empat negara yang menjadi sasaran projek "My Hope" adalah Costa  Rica, Honduras, Nicaragua, dan El Salvador. Program-program unik  telah dipersiapkan untuk masing-masing negara termasuk kesaksian-  kesaksian dari olahragawan Kristen. Dalam fase pertama ini, para  pemimpin memilih film "Road to Redemption", yang menyajikan tentang  pemberitaan Injil kepada banyak orang.

 

- C O S T A   R I C A

  Di Costa Rica, projek "My Hope" bekerja sama dengan Federación  Alianza Evangélica Costarricense (Costa Rican Evangelical Alliance)  -- sebuah organisasi yang mewakili banyak denominasi Injili. Para  pemimpin CEA menyatakan bahwa projek "My Hope" adalah sesuatu yang  sama seperti yang mereka doakan dan minta dari Allah! Negara ini  telah dibagi menjadi 12 wilayah yang dibantu oleh beberapa  pembimbing di setiap wilayah. Pembimbing ini membantu mobilisasi dan  pelatihan di semua kota dan desa yang ada di setiap wilayah. Lebih  dari 1200 gereja terlibat dalam proyek "My Hope".

 

- H O N D U R A S

  Komite nasional dari projek "My Hope" bekerja sama dengan  Confraternidad Evangélica de Honduras (Evangelical Fellowship of  Honduras) yang menjadi wakil dari hampir semua denominasi Injili  yang ada di negara ini. Ada sekitar 140 pekerja di Honduras yang  bekerja sama dengan gereja-gereja lokal dan para pendeta. Lebih dari

  4000 gereja terlibat dalam projek ini dan lebih dari 85.000 orang  berkeputusan untuk menerima Kristus sebagai Juruselamat.

 

  * Doakan untuk projek "My Hope" yang ditayangkan di Amerika Latin    khususnya di Costa Rica dan Honduras, para pekerja yang terlibat    di dalamnya dan juga gereja-gereja yang ikut berpartisipasi secara    aktif untuk memberikan follow-up dari projek ini.

 

  * Berdoa agar melalui projek ini banyak penduduk di Amerika Latin    melihat bagaimana Allah begitu mengasihi manusia dan rindu melihat    mereka untuk mengenal Dia.

 I R A N

  Sejak setahun yang lalu sampai saat ini, para penduduk Kristen di  Iran telah dapat menonton siaran televisi Kristen dalam bahasa  mereka, Farsi. Sekarang, saat Iranian Christian Broadcasting (ICB)  merayakan ulang tahunnya yang pertama, masukan banyak diterima dari  para penonton di Afghanistan yang juga bisa mendapatkan siaran  televisi ini. Semenjak melakukan pelayanannya yang pertama, ICB  telah menerima banyak email, surat, dan telepon dari para penonton  yang sebagian besar menceritakan bagaimana mereka telah didukung  oleh siaran-siaran dari ICB. ICB pertama kali memulai pelayanannya  pada 12 September 2002, dimana saat itu merupakan titik kulminasi  dari suatu dekade doa. Kini setiap minggu diperkirakan 175.000 orang  Kristen yang tinggal di Iran dan sekitarnya mempunyai kesempatan  untuk menangkap siaran-siaran dari ICB. Setelah setahun melayani,  kami dapat melihat kembali dan bersyukur kepada Allah yang  menempatkan visi ini kepada anak-anaknya yang telah bekerja keras  untuk mewujudkannya.

 

  ICB baru-baru ini telah melakukan siaran selama 6 jam per minggu  sejak hari Kamis sampai hari Minggu. Karena jam siaran semakin  panjang, maka jumlah program yang diproduksi ICB juga bertambah  banyak. Bulan ini, sebuah drama Kristen baru dengan sentuhan humor  yang berjudul "White as Snow" telah ditayangkan. Satu program baru  khusus untuk pemuda, Youth Cafi net, yang mulai disiarkan bulan Juli  lalu, juga mendapatkan respon yang cukup baik dari para pemirsanya  khususnya dari kaum muda Kristen.

  Sumber: ICB press release, September 12, 2003

  * Bersyukur atas keberadaan ICB yang sungguh menolong umat Kristen    yang tinggal di Iran. Doakan siaran dan program ICB agar dapat    mendorong pertumbuhan iman umat Kristen di Iran.  * Berdoa supaya Allah senantiasa memberikan hikmat untuk para staf    ICB sehingga mereka bisa memaksimalkan segenap daya dan    kreativitasnya untuk menciptakan program-program unik yang bisa    menarik banyak orang di Iran untuk mengenal Kasih Kristus.

 

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

~~ DOA BAGI INDONESIA ~~

 

 Siaran Televisi Regional di Indonesia

  -------------------------------------

  Media televisi di Indonesia saat ini merupakan saluran komunikasi  terbesar kepada masyarakat. Tidak ada media lainnya yang mampu   menyamai jangkauan dan kemampuan menyampaikan pesannya hingga ke   setiap pelosok negeri ini. Kini kemampuan ini sedang bertumbuh  dengan semakin cepat. Hal ini terbukti dengan bertambahnya jumlah  stasiun TV Nasional yang ada hingga jumlahnya mencapai 11 jaringan  TV nasional. Pengaruh media massa terutama televisi ini akan terus   dipercepat dengan munculnya Undang-undang Otonomi Daerah dan Undang-  undang Penyiaran. Kondisi ini membuat terbukanya kesempatan  berdirinya televisi lokal secara legal.

  [Sumber: Transformasi Bangsa Melalui Media Televisi Regional]

 

  * Naikkan syukur atas keberadaan stasiun TV Nasional yang ada di    Indonesia. Doakan supaya setiap siaran rohani Kristen yang    diijinkan untuk ditayangkan melalui beberapa stasiun TV Nasional    bisa dipakai untuk memberikan dukungan rohani bagi masyarakat    Kristen Indonesia.

  * Meluasnya pluralisme dan sekularisme menyebabkan program siaran    yang bernafaskan penginjilan tidak mudah diterima dan sulit    ditayangkan. Doakan agar Tuhan menggerakkan mereka yang bekerja    di bidang pelayanan media televisi untuk memberi peluang bagi    program-program rohani untuk bisa ditayangkan. Dan biarlah    kesempatan ini dipakai Tuhan untuk menganugerahkan kasih-Nya yang    luar biasa kepada mereka yang sedang mencari-Nya.

 

  * Berdoa untuk stasiun TV Nasional yang sudah memberikan jatah waktu    siaran bagi program-program rohani Kristen. Doakan siaran-siaran    rohani yang sudah dan sedang ditayangkan di beberapa stasiun    televisi, antara lain: Gilbert Lumoindong Ministry, Gospel Overseas Television Network, Cahaya Bagi Negeri (acara: Solusi dan    Kasih) agar bisa menyentuh hati para pemirsanya.

 

  * Doakan untuk sarana-sarana follow-up yang digunakan untuk menolong    para pemirsa siaran rohani untuk semakin mengenal Kristus, seperti    pelayanan telephone, surat, email dan website. Kiranya melalui  pelayanan tindak lanjut ini semakin banyak orang dapat dimenangkan  bagi Kristus.

 

  * Doakan untuk stasiun-stasiun TV lokal yang akan muncul di seluruh    pelosok tanah air. Stasiun penyiaran lokal akan menyajikan berita/    informasi dalam konteks lokal. Berdoa agar ada anak-anak Tuhan berpotensi untuk terbeban dan terlibat di dalamnya.

 

  * Doakan untuk bertumbuhnya para penulis naskah Kristen di Indonesia    agar dihasilkan karya-karya yang alkitabiah, bermutu, dan kreatif    sehingga dapat menjadi sarana menjangkau mereka yang belum    mengenal Kristus.

 

  * Berdoa untuk dukungan dana yang dibutuhkan agar pelayanan melalui    media TV ini dapat menjadi sarana yang efektif untuk memenangkan    jiwa bagi Kristus.

 

http://www.allsaintsjakarta.org/outrch.htm

27. (TELL-A-VILLAGE) - PELITA DESA

Coordinator - Pek Swan

Pelita Desa (Tel-a-village) supplies TV/VCRs to existing Christian communities in rural areas and produces and circulates new teaching tapes. The long term goal is to cover every village in Indonesia. The tapes are a mixture of talk shows, men’s programmes, children’s shows, documentaries, quizzes, etc. all with a Christian message. The format is appealing to the villagers and enables them to hear the gospel. A T.V. transmitter in Central Java has been operating since Dec. 1999.


Blog EntryBahasa Irfan - "Abang Kita-kita"Jul 17, '07 4:14 AM
for everyone
Dalam usianya yang 2 tahun, Irfan sering mengucapkan kata-kata yang khas yang artinya kadang saya sendiri tidak tahu.

Di antaranya: "Abang kita-kita". Ini diucapkan ketika bermain dengan kakak sepupunya yang laki-laki. Mungkin artinya "Abangku" barang kali.

Kemudian ada lagi "Kudu ayeman". Ini bener-bener tidak tahu saya.

Terus ada "Cupu may may.." Ini juga saya tidak tahu.

Lalu ada "Lempar mino", kira-kira artinya "lempar barang"

Terakhir ada "Buteh", silahkan tebak sendiri apa artinya....:)


Blog EntryArisan Bulanan Keluarga BanjarJun 13, '07 6:19 AM
for everyone

Pada hari minggu 10 Juni 2007 kemarin diadakan arisan bulanan keluarga Banjar di rumah almarhum Husni Thamrin di Condet.

Acara ini sekaligus sebagai ta’ziyah bagi keluarga almarhum yang baru saja ditinggal pak Husni.

Haji Nuri memberikan sedikit ceramah dan juga kisah pengalamannya ketika naik haji.

 

Takwa adalah sebaik-baik bekal, katanya. Takwa (taqwaa) dijabarkan sebagai Ta, Qa, Wa, dan Alif. T artinya taat kepada Allah dengan menjalankan perintah dan menjauhi larangannya. Qana’ah, merasa cukup dengan apa yang diberi Allah. Mensyukuri apa yang diberikan Allah. Wara’ artinya rendah hati dan tidak sombong. Kemudian Alif artinya ikhlas dalam menjalankan perintah Allah.

 

Di situ juga diumumkan undangan Bedah Buku di Pesantren Bogor oleh H Ambranie.

 

Acara selanjutnya bulan Juli insya Allah diadakan di rumah pak Salam. Pak Salam telah menyediakan kambing guling untuk acara tersebut. Kemudian pertemuan berikutnya tanggal 11 Agustus insya Allah diadakan di rumah ibu H Ridwan Syarkawie.

 

Pertemuan bulanan keluarga Banjar sebulan sekali insya Allah untuk silaturrahim. Mudah-mudahan dengan taushiyah di setiap pertemuan semua menjadi bisa lebih baik.


Blog EntryHana dan Irfan di Taman SafariJun 13, '07 1:49 AM
for everyone

Ini adalah foto “Ustad” Irfan sedang tersenyum.











Ini foto Hana dan Irfan di Taman Safari.










Ini foto Hana dan Irfan dengan mamanya.

 


Blog EntryHana dan IrfanJun 8, '07 3:38 AM
for everyone
Biasanya sih Hana (5 tahun) dan Irfan (2 tahun) rukun-rukun selalu.

Kadang Hana coba menggendong Irfan walau berat mereka cuma terpaut 3 kg!

Tapi kadang mereka suka berantem juga. Meski lebih kecil, Irfan juga bisa membuat kakaknya menangis.

Kalau beli mainan atau makanan harus 2 agar mereka tidak berebut.

Sering ketika tidur mereka rebutan ingin berada di dekat mamanya.

Robbana hablana min azwajina wa dzurriyatina qurrota a'yuun
Waj'alna lil muttaqiina imaama


Blog EntryHana Hanifah di Hari KartiniJun 4, '07 9:44 PM
for everyone